<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000187</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221017115412</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1022000057</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Cinta Tak Kenal Batas Waktu :</subfield>
      <subfield code="b">dia dan kenangan akan abadi dalam hatiku /</subfield>
      <subfield code="c">Wulan Murti (penulis) Vita Brevis (penyunting)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Wulan Murti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">cetakan. 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">212 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ilus. ;</subfield>
      <subfield code="c">19 cm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Senja,</subfield>
      <subfield code="c">2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">899.221 3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">899.221 3 WUL c</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-602-391-091-5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Fiksi Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Di bawah naungan sebuah payung hitam besar. Dengan sebuah keranjang berisi seikat besar bunga krisan merah semangka, dua orang berdiri bersama. Seorang bersimpuh terlebih dahulu. Dia seorang wanita dengan genangan air mata di sudut mata. Orang kedua adalah seorang pria, memegang payung dengan erat, ikut bersimpuh di atas rumput basah. Candra belum dapat melupakan Fabian meskipun telah setahun berlalu. Setiap kali ke Bandung, selain mengunjungi makam Fabian, ia pun menapak tilas tempat-tempat penuh kenangan mereka berdua. Dia masih merasa Fabian ada di sampingnya. Setengah hatinya menyadari bahwa tindakannya ini sia-sia dan konyol. Namun, rasa tak mau kehilangan menggenggam erat hati Candra. Sebuah surat dari mendiang Fabian menyadarkannya bahwa cinta mereka tak akan berubah. Namun Candra harus merelakannya dan merengkuh cinta lain.Karena hidup itu pendek, cinta itu panjang.</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221017################g##########1#ind##</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">72602</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">72603</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
