=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000135 =005 20221005100154 =035 ##$$a 0010-1022000005 =245 1#$$a Daqaiqul Akbar : $b kehidupan sebelum dan sesudah kematian /$c Syeikh Abdurrahim bin Ahmad al-Qadhi (penulis) Yodi Indrayadi (penerjemah) Wirayanto Suud (penerjemah) Luqman Hakim Arifin (editor) =100 #$$a Syeikh Abdurrahim bin Ahmad al-Qadhi =250 ##$$a cetakan. 1 =300 ##$$a 354 hlm. : $b ilus. ; $c 23 cm =260 ##$$a Jakarta :$b PT. Rene Turos Indonesia,$c 2020 =082 ##$$a 291.23 =084 ##$$a 291.23 SYE d =020 ##$$a 978-623-7327-48-6 =650 #4$$a Kematian Akhirat, Ilmu =520 ##$$a DALAM SEBUAH hadis dikisahkan bahwa Allah swt. menciptakan sebatang pohon yang memiliki empat dahan dan memberinya nama “Pohon Keyakinan” (Syajaratul Yagin). Kemudian, Allah menciptakan Nur (Cahaya) Muhammad saw. dalam sebuab tirai dari mutiara putih yang tampak seperti burung merak dan menaruhnya di atas Pohon Keyakinan. Lalu, burung merak itu membaca tasbih sekitar 70.000 tahun lamanya. Allah menciptakan “Cermin Kehidupan” (Miratul Hayat) dan meletakkannya di depan si burung merak. Ketika mematut di depan cermin, si burung merak menyaksikan dirinya yang sangat elok rupawan dan perilakunya pun menawan. Ia merasa sangat malu kepada Allah hingga mengeluarkan keringat. Konon, keringat itu menetes sebanyak enam tetesan. Kemudian, Allah menciptakan: Abu Bakar ash-Siddig ra. dari tetesan pertama. Umar bin Khattab ra. dari tetesan kedua. Usman bin Affan ra. dari tetesan ketiga. Ali bin Abi Thalib ra. dari tetesan keempat. Bunga mawar dari tetesan kelima. Buah padi dari tetesan keenam. Menyaksikan kejadian itu, Nur Muhammad pun bersujud sebanyak lima kali. Inilah sejarah kenapa sujud ditetapkan sebagai kewajiban atas umat manusia dan Allah mewajibkan shalat lima waktu kepada Nabi Muhammad beserta seluruh umatnya. =008 221005################g##########0#ind## =990 ##$$a 72375