Detail Katalog
ID: 174
Orang-Orang Biasa : Ordinary People / Andrea Hirata (penulis), Dhewiberta (penyunting), Rani Nura (penyunting)
Edisi: cetakan. 1Pengarang
Andrea Hirata
Penerbit
Bentang Pustaka,
Tempat Terbit
Yogyakarta :
Tahun Terbit
2020
Bahasa
ind
Subjek
Fiksi Indonesia
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
viii, 306 hlm. : ilus. ; 21 cm.
ISBN
978-602-291-685-7
Nomor Panggil
899.221 308 3 AND o
Control Number
INLIS000000000000172
BIB ID
0010-1022000042
Catatan
Dalam novel Orang-orang Biasa kita bertemu sepuluh sekawan yang bernasib sial sejak kecil. Mereka murid-murid terbodoh di kelas sekaligus datang dari keluarga miskin. Lantaran bodoh dan miskin, mereka jadi sasaran empuk penindasan.Di novel ini para pem-bully itu adalah Trio Bastardin dan Duo Boron. Nasib buruk itu berlangsung hingga mereka dewasa. Mereka tak bisa keluar dari lingkaran kemiskinan seperti sekawan di Laskar Pelangi. Ada yang jadi orangtua tunggal, membesarkan anak-anaknya sambil berjualan mainan. Ada yang menjadi supir dan pegawai rendahan. Ada yang membuka kios buku tapi sepi pembeli. Ada yang menjadi guru honorer bergaji kecil tapi punya banyak anak.Ada yang berganti pekerjaan karena berbuat onar terus dan hobi dandan lalu selfie. Ada yang tak punya pendirian. Dan yang paling ajaib, ada yang mengklaim jadi motivator walau belum sekalipun ada yang mengundangnya jadi pembicara. Kalau cuma bicara tentang kesialan nasib orang miskin apa istimewanya?Di sini Andrea sebagai pencerita menunjukkan kepiawaiannya. Dengan sudut pandang (point of view) yang serba maha tahu ia berkisah inti cerita Orang-orang Biasa adalah rencana perampokan bank. Alkisah, Dinah, salah satu dari sepuluh sekawan, punya anak perempuan yang diterima masuk perguruan tinggi fakultas kedokteran. Kita tahu biaya kuliah jadi dokter sangat mahal.Sepuluh sekawan lalu bersepakat akan merampok bank untuk membiaya kuliah tersebut. Cara bercerita maha tahu memungkinkan Andrea berbual-bual mengeksplorasi kebodohan dan kesialan tokoh-tokohnya. Kerap kali ia menggambarkan kemalangan nasib mereka secara berlebihan. Tentu saja cara itu berhasil membuat kita terpingkal-pingkal maupun tersenyum getir.
Status
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
RDA Cataloging
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
72570 |
899.221 308 3 AND o |
Dapat dipinjam | Ruang Baca Umum | Tersedia |
72571 |
899.221 308 3 AND o |
Dapat dipinjam | Ruang Baca Umum | Tersedia |
72572 |
899.221 308 3 AND o |
Dapat dipinjam | Ruang Baca Umum | Tersedia |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000000172 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221012085214 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1022000042 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Orang-Orang Biasa : $b Ordinary People /$c Andrea Hirata (penulis), Dhewiberta (penyunting), Rani Nura (penyunting) | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Andrea Hirata | 5 |
| 250 | # |
# |
$a cetakan. 1 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a viii, 306 hlm. : $b ilus. ; $c 21 cm. | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Yogyakarta :$b Bentang Pustaka,$c 2020 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 899.221 308 3 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 899.221 308 3 AND o | 10 |
| 020 | # |
# |
$a 978-602-291-685-7 | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Fiksi Indonesia | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Dalam novel Orang-orang Biasa kita bertemu sepuluh sekawan yang bernasib sial sejak kecil. Mereka murid-murid terbodoh di kelas sekaligus datang dari keluarga miskin. Lantaran bodoh dan miskin, mereka jadi sasaran empuk penindasan.Di novel ini para pem-bully itu adalah Trio Bastardin dan Duo Boron. Nasib buruk itu berlangsung hingga mereka dewasa. Mereka tak bisa keluar dari lingkaran kemiskinan seperti sekawan di Laskar Pelangi. Ada yang jadi orangtua tunggal, membesarkan anak-anaknya sambil berjualan mainan. Ada yang menjadi supir dan pegawai rendahan. Ada yang membuka kios buku tapi sepi pembeli. Ada yang menjadi guru honorer bergaji kecil tapi punya banyak anak.Ada yang berganti pekerjaan karena berbuat onar terus dan hobi dandan lalu selfie. Ada yang tak punya pendirian. Dan yang paling ajaib, ada yang mengklaim jadi motivator walau belum sekalipun ada yang mengundangnya jadi pembicara. Kalau cuma bicara tentang kesialan nasib orang miskin apa istimewanya?Di sini Andrea sebagai pencerita menunjukkan kepiawaiannya. Dengan sudut pandang (point of view) yang serba maha tahu ia berkisah inti cerita Orang-orang Biasa adalah rencana perampokan bank. Alkisah, Dinah, salah satu dari sepuluh sekawan, punya anak perempuan yang diterima masuk perguruan tinggi fakultas kedokteran. Kita tahu biaya kuliah jadi dokter sangat mahal.Sepuluh sekawan lalu bersepakat akan merampok bank untuk membiaya kuliah tersebut. Cara bercerita maha tahu memungkinkan Andrea berbual-bual mengeksplorasi kebodohan dan kesialan tokoh-tokohnya. Kerap kali ia menggambarkan kemalangan nasib mereka secara berlebihan. Tentu saja cara itu berhasil membuat kita terpingkal-pingkal maupun tersenyum getir. | 13 |
| 008 | _ |
_ |
221012################g##########f#ind## | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 72570 | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 72571 | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 72572 | 17 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Pencarian Terkait
Export